fbpx
March 18, 2020

MENGHADAPI PANDEMI DARI RUMAH

Apakah sampeyan cemas mengikuti perkembangan kasus COVID 19? Sampeyan tidak sendiri, saya juga cemas. Jumlah pasiennya meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan Pak Menteri Perhubungan pun dinyatakan positif…😥

Jadi kita musti ngapain sekarang? Cemas doang tanpa melakukan sesuatu malah bikin makin stress. Kita musti mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi menghadapi COVID 19. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:

  1. Terima kenyataan COVID 19 sudah masuk di Indonesia, bisa menulari siapa saja. Laki-laki perempuan, tua muda, miskin kaya, cantik gak cantik, ganteng gak ganteng, beragama tidak beragama, pinter gak pinter. Semua bisa tertular. Jadi semua harus melakukan persiapan. Jangan merasa diri kebal sakti mandraguna otot kawat balung wesi.
  2. Segera lakukan karantina mandiri, nggak usah menunggu dinyatakan kota lock down. Caranya dengan tinggal di rumah. Tidak pergi ke tempat-tempat keramaian. Jika masih harus ngantor usahakan pulang kantor langsung pulang ke rumah, jangan mampir-mampir nongkrong di cafe atau ngemall. Bagi yang kantornya membuat kebijakan bekerja dari rumah, juga yang sekolah dan kuliah dari rumah tolong bener-bener tinggal di rumah, jangan malah nongkrong dan ngumpul di cafe dengan alasan bekerja atau belajar. Itu artinya bikin kerumunan yang meningkatkan risiko penularan. Jangan nyusahin orang lain. Karantina mandiri ini akan membantu mengurangi risiko penularan COVID 19, sehingga penyebarannya bisa dihambat. Tugas kita bersama untuk menghambat penyebaran, bukan hanya tugas Pak Presiden atau Pak Menteri Kesehatan.
  3. Persiapkan logistik untuk karantina mandiri selama 14 hari atau lebih. Sediakan bahan makanan dan air minum, obat-obatan pribadi, toiletries seperti sabun mandi, sampoo, pasta gigi; alat kebersihan, kit pertolongan pertama serta kelengkapan lain yang dirasa perlu sesuai kondisi masing-masing. Yang punya bayi tentu berbeda kebutuhannya dengan yang tidak punya bayi. Sediakan secukupnya untuk 2 minggu, lakukan restock jika diperlukan. Nggak perlu nimbun beras seton atau mie instan sekamar.
  4. Lakukan kegiatan yang positif dan produktif dari rumah sambil terus memonitor perkembangan kasus COVID 19. Monitor juga kondisi kesehatan diri sendiri dan anggota keluarga lainnya.
  5. Terus lakukan prosedur-prosedur pencegahan dengan sering cuci tangan, tidak pegang-pegang wajah, kalau batuk atau bersin ditutup.

Ingat!! Kita semua bisa berperan mencegah atau malah mempercepat penyebaran COVID 19. Semua tergantung dari upaya kita.

Semoga Indonesia bisa melalui pandemi ini…

Silahkan dishare jika dinilai bermanfaat 😊🙏

Oleh: dr. Lelitasari, MKK.

Silahkan hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut

Hubungi Kami Melalui WhatsApp